RSS

Pannacota buah

Bahan: 

2 sdt agar-agar bubuk

1L susu UHT putih

100 g gula pasir

2 sdm maizena dilarutkan dengan 3 sdm susu, diambil dari 1 L susu

Topping :

4 tutup botol sirup abc orange squash 

Strawberry belah 2

1/2 kaleng jeruk mandarin kalengan, tiriskan airnya

Kiwi belah 2, potong tipis

Anggur belah 2 atau buah naga, belah 4 dan potong tipis

Cara: 

1. Masak dengan api kecil, susu, agar-agar, dan gula pasir. Aduk. Setelah panas, masukan larutan maizena. Aduk hingga meletup-letup. Matikan api.

2. Cetak ke pinggan tahan panas, biarkan dingin. Beri 2 tutup botol sirup orange. Masukan lemari es. Bila mau disajikan, susun buah di atas pinggan, lalu tambahkan 2 tutup botol sirup orange.

 
Leave a comment

Posted by on June 29, 2017 in Uncategorized

 

Puding coklat duren


Bahan puding coklat :
1L susu UHT putih

2 sdt agar-agar bubuk putih

100 g gula pasir

2 sdm maizena, dicairkan dengan 3 sdm susu diambil dari 1 L susu 

1 sdm coklat bubuk, larutkan dengan 4 sdm air panas 

150 g dark/milk cooking chocolate, lelehkan

Cara :

1. Masukan susu, gula pasir, dan larutan coklat bubuk, masak dengan api kecil. Aduk terus.

2. Setelah panas, masukan coklat leleh, aduk terus, setelah coklat larut, masukan larutan maizena.

3. Aduk sampai meletup-letup. Matikan api. Masukkan ke gelas/cetakan puding. Setelah dingin, masukan lemari es.

Bahan vla duren :

10 buah/pongge duren, ambil dagingnya

100 ml susu kental manis dicampur dengan air 250 ml, aduk rata

Sedikit garam halus

1 sdm maizena, dilarutkan dengan 3 sdm susu, diambil dari susu kental manis yg telah dicampur air

1 sdm gula pasir, bisa ditambah sesuai selera

Cara :

1. Masukan susu, gula pasir, dan garam, masak dengan api kecil.

2. Masukan daging duren. Aduk rata, masukan larutan maizena. Aduk sampai meletup-letup. Matikan api.

3. Sajikan puding dingin dengan vla duren. Dan hias dengan strawberry atau cherry merah. Selamat mencoba 😉

 
Leave a comment

Posted by on June 29, 2017 in Uncategorized

 

Anggrek Ceritaku #5

Dulu pernah beli anggrek di gisting lampung, ternyata di rumpunnya ada bonus, anggrek lain hidup di sela-selanya..setelah itu dipisah trus kena jamur dan sekarat, setelah dirawat hidup lagi, daaan kemaren berbunga, senangnyaaaa, jumat, 28 April 2017, ID nya Flikingeria fimbriata, cantiiikk banget tapi sayangnya, durasi mekar cuma 1 hari :

Dendrobium silangan memang cantik2, ini contohnya, foto 1 Dendrobium pink eclip, foto ke-4 Dendrobium atakit :

Alhamdulillah punya Cattleya keowee yang bikin takjub bin ajaib, dapet dari Ade’s orchid via fb :

Kalo ke West Europe, gak ngeliat anggrek di tanam orang di depan rumahnya, kecuali di toko bunga, biasanya cuma Phalaenopsis hybrid aja dan jumlahnya sdikit, pasti mauhaall…yah…maklum, nanem anggur lebih menjanjikan pundi2 money drpd nanem anggrek haha…

Cattleya yg berbunga 4, sangat menyenangkan hati pemeliharanya..alhamdulillah.. 

Pernah punya Dendrobium macrophyllum 2x dan dua2nya mati, kena jamur akut. Yang pertama beli waktu hone-mun ke Malang, yg terakhir skitar tahun 2011-2012 beli online, lupa dari mana. Nowadays, eikeh beli lagi, maklum masih penasaran dan harga makin mehong dong, pasti, secara nih anggrek udah termasuk langka. Cuantiik..bunga berbulu dengan bentuk unik banget deh. Dijamin menghilangkan stres berat. Jadi kalo stres belilah anggrek2 cantik…itu kataku lho wqwqwq…Oke, alhamdulillah D. macrophyllum yg terakhir ku beli dari Sulawesi berbunga dan mudah2an lestari aamiin.

Ceritanya mah mau ngambil pesenan secara online anggrek Dendrobium blue ke TAIP, taman mini, eh..dapet Blc tian mu sesame dengan harga bersahabat jadi deh gagal fokus kambuh wqwqwq. Ini fotonya :

Ini Dendrobium blue nya :

Mudik kali ini sempet mampir ke kios anggrek favorite di Gisting, Tanggamus, Lampung dengan jarak tempuh hampir 2 jam. Yang bikin seneng, si bapak punya anggrek dari pohon duren, batangnya unik dan bunganya kecil berwarna putih, sekilas mirip D. crumenatum atau anggrek merpati, ini dia !

Ada beberapa anggrek hutan dari gunung di daerah Tanggamus lagi yang saya dapat, saya sempat foto sebelum layu karena perjalanan pulang mudik dari lampung ke depok. Yang ini anggrek tanah dan ID belum tau.

Yang ini termasuk genus Bulbophyllum tapi nama species nya belum tau. Bunganya unik banget, seperti tanda koma dengan warna mencolok, love it!

Punya Dendrobium aphyllum yang satu ini ceritanya lucu, belinya secara online, yang dipesan adalah Dendrobium anosmum, karena daunnya rada mirip, penjual dan saya gak nyadar kalo anggrek tsb adalah D. aphyllum. Setelah 1 bulan di rumah, anggrek akhirnya berbunga daaann…saya terkejut skalian seneng banget2 karena si cantik akhirnya bisa berbunga di kebun mungilku dan sembari tersenyum geli karena penjual dan saya sama2 tidak bisa membedakan antara D. anosmum dan D. aphyllum, kesalahan yang menyenangkan !

Foto kedua 🙂

Pulang mudik selain senang dapet anggrek2 hutan cuantik, ada juga sedihnya, Rhynchostylis hybrid busuk batang dan gak tertolong lagi, belum sempat berbunga lagi, jadi tambah sedih deh…memang sebelum mudik sudah ditreatment pake fungisida dan diberi vit B1, tapi tampaknya jamur masih hidup..

Waktu sampai rumah, Phalaenopsis amabilis sudah mekar semua, 4. Keinget dulu tahun 2007 pernah punya dan kalau berbunga sampai 16-18 kuntum, tapi sayang sehabis ku pindahin ke pohon (tadinya nempel di dinding) akhirnya mati, mungkin stres dan terkena jamur juga.

Anggrek species dari Gisting, Lampung yang blum tau ID nya, tapi unik dan kudu dilestarikan. Love it !

Alhamdulillah mekar juga Dendrobium dragon white angel ku, voilà !

Alhamdulillah Bulbophyllum orthoglossum yg dibeli suami ku tercinte jiaaah..berbunga :

Tampak samping si kuning

 
9 Comments

Posted by on April 29, 2017 in Uncategorized

 

Silky Puding 2 Warna

I. Bahan puding pinky

1 sdt agar-agar bubuk merah

500 ml susu uht stroberi

50 g gula pasir (boleh ditambah jika ingin lebih manis)

1 sdm maizena (dilarutkan dengan 5 sdm susu diambil dari 500 ml susu uht)

* kalau tidak ada susu uht stroberi dan agar-agar bubuk merah, bisa memakai yang plain/putih. Diganti dengan pewarna merah makanan 3-4 tetes.

Cara :

1. Masak semua bahan kecuali larutan maizena dengan api kecil dan diaduk. Setelah hangat, masukan larutan maizena. Masak sampai meletup-letup. Matikan api. Masukan ke dalam cetakan agar.

2. Setelah mau mengeras, masak puding putih

II. Bahan Puding Putih

500 ml susu uht putih

50 g gula pasir (boleh ditambah jika ingin lebih manis)

1 sdt agar-agar bubuk putih 

1 sdm maizena (dilarutkan dengan 5 sdm susu diambil dari 500 ml susu uht)

Topping:

 Jeruk mandarin kalengan (tiriskan airnya)

Sirup ab* orange 

Cara :

1. Masak semua bahan kecuali larutan maizena, dengan api kecil dan diaduk. Setelah hangat, masukan larutan maizena. Masak hingga meletup-letup. Matikan api.

2. Tuang dengan menggunakan sendok ke atas puding pinky. Biarkan dingin.

3. Hias bagian atas puding dengan jeruk mandarin dan 2 sdm sirup ab* orange. Masukan chiller atau kulkas hingga dingin. Siap disajikan.

Met mencoba

Par mégâ

 
Leave a comment

Posted by on March 14, 2017 in Uncategorized

 

Anggrek Ceritaku #4

Kali ini dapet kesempatan journey ke Thailand, akhir Januari 2016, pas ke Siam Ancient atau Muang Baron di Samutprakan banyak anggrek species yang ditempelkan di batang-batang pohon, selain Dendrobium silangan. Senangnya! Ngeliat anggrek raksasa juga tumbuh subur di sini

image

Kalo yang di bawah ini Dendrobium silangan :

image

image

Naah yang ini Cymbidium sp. satu rumpun, buanyaaak :

image

Dengan adanya anggrek-anggrek tersebut Siam Ancient jadi lebih indah dan asri. Oya, di jalan protokol sekitar mall MBK dan Siam Paragon, ditiang beton nya dipasang taman vertikal dengan anggrek Dendrobium sebagai salah satu tanamannya, cakep deh, lagi pada berbunga, jadi ada semburat ungunya bila dilihat dari pinggir trotoar. Sekian dulu, history of orchidnya yaaa..

image

Pas pulang dari phuket mau ke jakarta lg, ternyata kudu transit di bandara changi, ini foto orchids garden yg sangat manjain mata gw 🙂

image

image

image

image

Ternyata di changi airport, anggrek2 ini bener-bener dirawat yaaa. Oya, selain Onchidium, Vanda, Dendrobium, anggrek tanah, Phalaenopsis, Paphiopidelum, ada juga Grammatophyllum lho, kereeen..
C’est grand what life will bring thru these orchids 🙂

Sebenernya ini part 4 dari tulisan ttg anggrek2 Q..
Bulan februari 2016 ini, Cattleya orens ku berbunga perdana di kebun mungilku, yg bikin seneng, bunganya 7 kuntum, oya, dulu beli di daerah duren seribu, depok yg punya alm. Pak Kamijono, voilà :

image

Ada pameran di kantor eeh..pak Wagiman yg bisa kultur jaringan anggrek2 dendro jg ikutan pameran di stand depan, jadi deh beli Dendrobium silangan coz mana tahaaaann haha..

image

Anggrek yg bikin takjub kl dia berbunga, Subhanallah

image

image

image

Niatnya mau beli cattleya pesenan eh, yg jual lg keluar, adanya si mba yg suka kultur jaringan…jadi deh ditawarin dendro2 cantik, ini salah satunya

image

Naah ini Dendro kriting, syantiiik

image

Now..Cattleya pinokio from Riau…tepatnya dari toko mba novi. Mudah2an betah di rumahku, aamiin
Je Dieu remercie

image

wow..akhir Ramadhan ini dapet tawaran Cattleya indigo, wangi n bunganya lebar dari mba novi. Trus dibawa mudik deh saking takut kehilangan moment pas mekar. Emang bener, haruuumm, check this 1 here

Minggu ini di awal Oktober ceria, Cattleya loog tone yellow ku berbunga :

Jjs ke cafe D’pakar bandung, suasananya uenaaak bgt…asik krn skalian minum yogurt plus menikmati anggrek yg berbunga yg ditempel di pohon sekitar cafe, outdoor..Onchidium sp. nya berbunga daan yg bikin seger mata, tangkai bunganya puanjaaang, jd ngilerr haha…untung di tengah jalan mau ke Ciwidey, dapet Cymbidium sp. dari pedagang bunga hias, ngiler di dago pakar tadi kebayar 

Un jour à Belitung..waktu makan siang di deket danau, ngeliat ada Grammatophyllum sp. lagi berbunga, biasa deh…balik lagi ke atas untuk fotoin si Gramma hehe…baru deh fokus lagi untuk pesen makan siang. 

Un jour…pulang kantor, setelah muter2 sama pak gojek, sampe juga deh di ke kebun anggrek alm. Pak Kamijono daaan..ngileerr liat Cattleya knop dengan warna merah hati gitu dan Catty kecil yang sebenernya udah punya, tapi pengen liat kebun anggrek mungilku tambah berseri dengan Catty2 cuantik..ternyata setelah Catty merah hati mekar hari ini, gak rugi deh perjuangan ke sana nya, ini nih si cantik Cattleya netrasiri waxy Ku:

Akhirnya 4 kuncup itu mekar juga..Subhanallah, Cattleya netrasiri waxy

Dulu pernah ke Baturraden Jateng, biarpun cuma sempat ke salah satu objek wisatanya karena sudah menjelang sore, tapi masih sempat nyari kios anggrek di dekat pintu masuk saat balik pulang. Waktu itu beli 2 jenis anggrek, yang satu Bulbophyllum sp. dan yang satunya sudah berbunga sekarang, senangnyaaa…bunganya kecil tapi ini species asli Indonesia :

Jalan-jalan ke Gunung sindur, ke nursery mba Rienna, dapet Dendrobium twister :

Naah..kalo ini Dendrobium hybrid ku ungu-ungu cuantiiik :

Dendrobium pop eye: 

Setelah beberapa hari petal Dendrobium ocean blue di atas bertambah lebar :

Alhamdulillah vanda noporn orange rozy yg ku dapat secara online, berbunga minggu ini. Just share it’s beauty

Alhamdulillah Dendrobium kriwwil merah ku berbunga, cuantiiiikk :

Alhamdulillah Habenaria medusa ku bisa mekar, dikirim dari jateng 🙂

Si cantik Habenaria medusa berbunga tiga buah, alhamdulillah, seneeeng bangettt, hilang smua stress..haha..

Dendrobium jairak helix…from medan :

Edisi rangkuman si kriwwil..

Cattleya loog tone yellow ku berbunga lagi, kali ini 3 bunga skaligus, jd kudu didokumentasiin laahh

Minggu ke-2 Maret 2017, ceritanya ngiler liat Cattleya Quinquecolor, jd pesen sama mba Ade, eh taunya bisa diambil langsung di lapangan banteng-pameran flora. Jadi deh pagi2 yang rencananya buat puding, bak bik buk buru2, kelar jg tuh puding, alhamdulillah…tapi gitu deh, penyakit lama gak sembuh2, niatnya cuma ngambil Cattleya pesenan eeehh ngerembet ke anggrek yang lain. Yah gitu deh, emak2 kalo gagal fokus. 

Satu foto lagiiii

Saking cinta nya sama Coelogyne pandurata, pas pameran lapangan banteng Maret 2017 kmaren, aku nambah koleksi tsb. Yg terdahulu masih survive setelah terserang jamur, tp daunnya kecil..oke, met menikmati cantiknya anggrek hitam kebanggaan Indonesia ini :

Their beauty makes me speechless. Je l’aime ! 
Naaah ini Dendrobium kriwwil lagi, di April 2017 dengan warna gold :

Yg ini hasil silangan, Cattleya king monkey..

Akhirnya Anggrek Larat ku berbunga atau nama biologinya Dendrobium phalaenopsis, daerah asal Maluku, itu lhoo..yg ada dilembaran uang 1000 baru, coba cek deh. Seneng bgt setidaknya pemerintah sudah lebih memperhatikan dan menghargai kekayaan hayati negri sendiri, ada 3 jenis anggrek yg diabadikan di uang lembaran baru, pecahan 100.000 Phalaenopsis amabilis, uang pecahan 20.000 Coelogyne pandurata atau anggrek hitam & uang pecahan 1000 anggrek larat.

Kalau yang ini Cattleya silangan dan lupa dulu dapet dari mana :

 
Leave a comment

Posted by on January 26, 2016 in Uncategorized

 
Image

Resep Puding Stoberi 3 Lapis – Fla Stroberi

PUDDING STOBERI TIGA LAPIS

I. Bahan puding merah :

1 bgks agar-agar merah (kurangi 1 sdt)

500 ml susu UHT rasa stroberi

50 g gula pasir

Cara :

Masak semua bahan dengan api kecil sampai meletup-letup. Tuang ke pinggan (pyre*) tahan panas atau gelas bening cantik. Biarkan hingga hampir mengeras, bila ditekan bgn atas puding, masih bergoyang. Lalu masak lapisan kedua, yaitu puding putih. 

II. Bahan puding putih :

500 ml susu UHT putih

80 g gula pasir

1 bgks agar-agar tidak berwarna (kurangi 1 sdt)

Cara :

Masak semua bahan dengan api kecil, sampai meletup2. Tuang dgn sendok lebar ke atas puding merah.

III. Bahan puding buah :

500 ml air

1 bgks agar-agar tidak berwarna (kurangi 1 sdt)

2 sdm gula pasir

1 bgks mika stroberi belah 2

Cara :

1. Susun stroberi di atas puding putih, dengan bagian yg dibelah ke menghadap atas. 

2. Masak agar-agar, gula pasir dan air dengan api sedang sampai meletup-letup. Tuang dengan sendok besar ke atas puding putih yg telah diberi stroberi, sampai setengah tinggi stroberi.

3. Setelah puding agak mengeras, tuang sisa puding dengan sendok besar.

IV. Bahan fla stroberi :

1 kaleng selai stroberi ukuran sedang

100 ml air

3 buah cengkeh

1 cm kayu manis

1 sdm gula pasir

Cara :

Masak semua bahan di api kecil sampai meletup-letup. Fla siap dihidangkan bersama puding.

Met mencoba 🙂

 
Leave a comment

Posted by on July 24, 2015 in Uncategorized

 

Teluk Kiluan…Tak Sekedar Dolphin

Jarak yang ditempuh sekitar 80 km, kira-kira 3 jam dari Bandar Lampung, tepatnya di Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, harusnya bisa lebih cepat kalau semua jalan mulus…Kiluan, begitu santer terdengar 3 tahun belakangan ini, sampai teman sekantor dulu tahun 2013 mengunggah fotonya di fb, barulah saya tergerak mencari tahu..dan setelah browsing jadi pengen banget ke sana as soon as possible.

Daaan..saya ke sana berdua aja dengan suami tercinte (cieee..). Trip kali ini tidak mengajak anak-anak karena menurut hasil browsing, medan yang akan dilalui agak berat. Sampai di Teluk Kiluan sudah pk. 08.30, tampaknya sudah kesiangan kalau mau ikut tour dolphin alias mau ngeliat lumba-lumba langsung di laut, alami dong, bukan penangkaran..kami akhirnya ngambil paket lengkap tour yang ditawarkan, yaitu dolphin tour, ke pulau kelapa (bisa snorkeling) dan ke laguna (berenang). Biaya total 620.000, ini sudah termasuk biaya parkir mobil di pinggir pantai.

image

Petualangan pertama dimulai..saya dan suami naik kapal kecil yang digerakkan dengan motor dan hanya muat untuk 2 orang, pas! Perahunya dikemudikan oleh 1 orang sekalian guide kami untuk dolphin tour dan tour ke pulau kelapa.

Selama perjalanan mencari lumba-lumba ada beberapa ikan terbang dan burung yang hinggap di ombak laut yang kami temui..setelah 1,5 jam sampailah kami di tengah perairan lepas. Ada rasa ngeri juga bila memikirkan kami berada di tengah-tengah laut dengan peralatan seadanya, but it’s amazing to be there. Tapi lumba-lumba yang kami cari tak kunjung muncul, ternyata lumba-lumba punya waktu tersendiri untuk bermain di laut yaitu pagi hari, menurut guide kami waktu yang baik untuk melihat lumba-lumba adalah sekitar jam 5-6 pagi, itu juga kalau lagi beruntung, artinya tidak setiap hari bisa melihat lumba-lumba berloncatan secara alami, mm..atraksi yang menarik tampaknya. Total waktu tempuh pp untuk melihat atraksi lumba-lumba adalah 3 jam. Sayang, maybe next time kami bisa berkunjung lebih pagi untuk ngeliat lumba-lumba..
image

image

Gak jauh dari spot ini, biasanya lumba-lumba bermunculan. Pulau-pulau kecil mengiringi perjalanan kami menuju pulau kelapa.

image

Sehabis tour dolphin kami meneruskan perjalanan ke pulau kelapa, sesampainya di pulau, sudah tengah hari, di sana bisa ber-snorkeling ria atau sekedar berenang dan susur pulau. Pantainya indah niaaaan..pasir putih yang bak tepung, halus jika dipijak dan pemandangan sekitar pulau yang luar biasa, membuat kami betah berlama-lama di pulau ini. Setelah menemukan spot terbaik untuk berfoto, kami merasa cukup untuk meneruskan perjalanan ke tempat terakhir yaitu laguna. yang kalau di browsing diinternet, indah sekali. Oya, di pulau kelapa ini ada penginapan dan sudah ada listriknya, karena tahun baru sudah dekat, penginapan sudah penuh di booking para penikmat pergantian tahun. Kebanyakan diisi oleh anak muda dan dibooking untuk acara kantor.

Pulau kelapa

image

image

image

Setelah puas menikmati keindahan alam di pulau kelapa, kami kembali ke pinggiran pantai semula untuk menjemput guide khusus untuk tour ke laguna. Ternyata perjalanan dari pinggir pantai ke lokasi laguna cuma sebentar, seingatku hanya 15 menit, lalu perahu merapat dan perjalanan ke laguna dilanjutkan dengan berjalan kaki. Menurut guide kami, laguna berada dibalik gunung yang berada di depan kami saat perahu merapat, jalannya menanjak dan menurun. Daaan ternyata, untuk mencapai bibir pantai tempat laguna berada, kami harus mendaki dan menuruni gunung beneran! seperti track mapak alam. Untuk orang yang gak pernah olahraga seperti saya, medan ini gak ringan, tp akhirnya sampai juga, daaaan la plage est très belle ! Seperti dilukisan..subhanallah..

image

image

Naah baru deh tracking bebatuan di mulai untuk mencapai laguna…kami harus melewati jalan bebatuan yang diselingi ombak laut, terkadang ada jembatan yang terbuat dari jalinan batang pohon, sangat sederhana, dan ada bebatuan licin juga tajam sehingga harus ekstra hati-hati melewati track ini, namun rasa penat yang mendera terbayar lunas dengan pemandangan yang kami lihat selama perjalanan menuju laguna.

image

image

image

image

Ini si pemandu cilik kami, Usep namanya beum lama tamat pendidikan menengah atas dan dia berjalan seolah-olah bebatuan ini berkontur rata, mungkin karena sudah terbiasa. Naah ini salah satu spot untuk berfoto diantara bebatuan..

image

image

image

image

image

image

Laguna nan indah sekali, keletihan hilang seketika..

image

image

image

image

Letak laguna yang dikelilingi gugus pegunungan, membuatnya tampak lebih istimewa.

image

image

image

image

Ada juga fenomena sebuah cekungan bebatuan yang akan terisi air laut dan memuntahkannya seperti ombak dan berbuih..ciamik sekali

image

image

image

image

image

image

image

Hal ini terjadi berkali-kali, surut-meluap-surut-meluap, ruaaarr biasssaaa, subhanallah..

image

Dipenghujung perjalanan ku sempatkan menikmati keindahan yang tidak ada habisnya ini…

image

Oya, untuk mengunjungi teluk kiluan ini, bisa menghubungi Usep yang memanduku dulu di 085369857006.

Salam,

Puspa Mega Hayati, ST

“for many marvelous things happened in my life”

 
Leave a comment

Posted by on January 2, 2015 in Uncategorized