RSS

Petualangan Mencari Anggrek…Upaya Melestarikan dan Berkelanjutan 2#

24 Nov

Cymbidium lancifolium

 

Edisi ke-2…

Bulan lalu, Oktober 2013, saya sekeluarga ceritanya wisata ke taman safari, bogor, biasa, selama diperjalanan tengok kiri kanan kalo aja ada kios/penjual anggrek hehe…benar saja, pas jalan menanjak ke arah taman safari ada belokan ke kanan, di sana ada penjual tanaman hias daaaan..yup,saya liat pot-pot anggrek yg digantung, langsung deh kesenangan, mau wisata agro ahh..di sekitarnya juga banyak kios penjual oleh-oleh khas bogor dan wortel utk ngasih makan hewan di taman safari nantinya…tp keinginan utk liat-liat anggrek diundur dulu,krn anak-anakku sudah gak sabar mau liat kuda nil haha…keluar taman safari sesudah magrib dan hujan lumayan deras, walhasil, keinginan atau tepatnya rasa penasaran mau liat anggrek apa yang ditawarkan di kios tsb baru kesampaian 2 minggu kemudian, yg dijual di sana ada Cattleya sp., Cymbidium sp (bunga pink & kuning), Cymbidium lancifolium, Miltonia sp., dan Onchidium sp. Yang saya bawa pulang Cymbidium sp. (bunga pink) & Cymbidium lancifolium.

image

Bulbophyllum biflorum

Kali ini, saya berkesempatan ke Bali..wah, yg ada dibenak saat itu, di sana bisa beli anggrek gak ya sambil wisata bersama keluarga, mengingat jaraknya yg jauh..

Bali memang cantik, greatest view ever, c’est très magnifique, c’est chouette ! Keren & eksotis ! Gak akan habis kata utk memuji keindahan Allah itu..di hotel tempat saya nginap, di pintu masuk dan di tepi kolam renang di penuhi anggrek Dendrobium hybrid, Phalaenopsis koleksi, Cattleya sp. dan Vanda tricolor. Bikin mata adem hemm..

Kunjungan ke Tirta Empul (pura air suci), Tampak Siring, saya banyak melihat anggrek dr jenis D. anosmum dan D. crumenatum menjuntai alami dari pohon besar di sekitar objek wisata. Memang kalau anggrek tumbuh tanpa campur tangan manusia, akan terlihat lebih ”hidup”🙂

Perjalanan ke objek wisata Pura Ulun Datu di tepi Danau Beratan membuatku smangat, selain indah, dari pertama menjejakkan kaki sudah disuguhi anggrek sebagai hiasan. Di pintu masuk ada Cymbidium sp., Paphiopedillum sp. (sedang berbunga), dan Onchidium sp. Di dalam objek wisata banyak anggrek di kanan kiri jalan, ada Vanda tricolor, juga dipepohonan ada Dendrobium crumenatum, juga dua jenis anggrek spesies dan terdapat sudut-sudut yang sengaja ditata utk singgasana anggrek Vanda tricolor dan Cymbidium sp., senang skali ngeliatnya, krn Vanda tsb sedang berbunga, semarak tp sayang saat itu Cymbidium tidak berbunga.

image

Schoenorchis juncifolium

Jalan menurun dari Pura Ulun Datu menuju Kebun Raya Bali di kanan jalan ada sekitar 4 kios tanaman hias, saya turun utk melihat kalau ada anggrek yang dijual di sana. Ternyata banyak lho..yah, skalian wisata agro lahh..ada Cymbidium bunga pink, beberapa jenis Bulbophyllum sp., Maxillaria tenuifolia, dan beberapa anggrek spesies dengan harga bersahabat hoho..saya nambah koleksi dengan Bulbophyllum biflorum dan Schoenorchis juncifolium.

Setelah itu, saya masuk ke jalan menuju pintu masuk kebun raya, di sisi kanan dan kiri jalan banyak kios penjual anggrek! Wow..tp saya tunda dulu wisata anggreknya hehe..mendingan masuk dulu ke kebun raya, saya langsung menuju taman anggrek, masuk lewat pintu belakang saya bertemu dengan beberapa pengurus taman anggrek sambil berbincang sedikit, ternyata konservasi anggrek di sini tidak hanya anggrek asli Bali tetapi didatangkan juga dari kebun raya lain dan daerah lain di Indonesia, dari Kalimantan dan Irian Jaya juga ada..waahh..anggreknya hampir semua sedang berbunga, luarr biasaa..melihat anggrek tumbuh seperti di habitat aslinya dan saya juga bisa mengenalinya dari ID yang digantungkan ke setiap jenis anggrek. Anggrek di kebun raya ini bertujuan untuk konservasi jadi tidak diperjual belikan. Setelah puas di kebun raya, saya melanjutkan rencana tadi, wisata anggrek alias mau beli ke kios di sekitar pintu masuk tadi. Bapak penjualnya ramah dan dia setiap tahunnya ikut pameran anggrek di Jakarta, sayang dia tidak rinci menyebutkan event nya. Banyak sekali anggrek spesies yang dimilikinya.

image

Calanthe triplicata

Saya mendapat Calanthe triplicata, Liparis sp., Bulbophyllum sp., dan Trichotosia ferox blume yang batangnya berbulu, begitu juga bunganya. Wuuiihh..pengen nya beli yang banyak, tp spare money utk beli anggrek gak bnyk ngirimnya nanti repot alias kemahalan hehe..sebenarnya di kawasan Renon Denpasar juga banyak penjual anggrek, ada juga satu dua kios di Ubud dan di kiri jalan menuju objek wisata Uluwatu. Tapi saya tidak singgah karena keterbatasan waktu.

Oya, sampe skarang upaya utk melestarikan anggrek tetap ada, tp br sampai men-split, utk belajar kultur jaringan blum ada kesempatan & money hehe…yg penting anggrek2 ku tetap hidup & berkembang menjd banyak sehingga tidak punah, amiin.

image

Phaius tankervillae

Di perkumpulan ENCLASI rencananya tgl 15 Desember 2013 ini mau menanam anggrek ke Tahura, Dago Pakar, Bandung Utara, ini utk yg ke-4 kalinya. Kl bs dikesempatan ini pengen ngirim anggrekku yg udah di split ahh untuk ditanam di Tahura, biarpun gak bs ikutan, yg penting tetap usaha utk kelestarian anggrek Indonesia🙂.

Kesampaian juga ngirim anggrek utk ditanam di Tahura Bandung Utara, melalui foto yg diunggah ke akun ku jd lihat kondisi hutan & waktu penanamannya, makasih yaaaa, temen-temen.

Akhir November ini ada kesempatan ke Bandung lg, duuh senangnya, udah lama gak jalan2 ke Paris Van Java..ternyata anak2 pengen metik stroberi, jd perjalanan ke arah Lembang, di Cihideung saya mampir ke kios tanaman hias seberang Kavling Strawberry, sayang anggrek spesies di sana sudah tidak ada lg, hanya phal. amabilis dan Onchidium sp. saja. Setelah itu saya berjalan2 menikmati sejuknya Cihideung sampai di Kampung Daun, saya dpt info di sekitar situ ada kios anggrek, ternyata benar di sana koleksi anggrek spesiesnya lengkap (kl menurut saya). Iden’s Orchid, kl gak salah itu nama kiosnya, pas diseberang Kampung Daun Restaurant, Cihideung. Nambahin koleksi dgn Vanda tricolor, Coelogyne speciosa, Phaius tankervillae, Dendrobium sp. & beberapa anggrek species yg lupa ID nya.

image

Coelogyne speciosa

Pernah juga beli anggrek di Probolinggo secara online, D. spurium, D. spatilingue, Fimbriatum, Bulbophyllum lowii & Chilocista sp. Juga scr online dengan penjual anggrek di Magelang; Paraphalaenopsis labukensis remaja 2 plant. Lewat sesama anggota milis di yahoo, bulan Januari ini aku nambah koleksi dgn Eria pulchella & Bulbophyllum gracilimum.
image

Sabtu kemaren menghadiri nikahan anak tante ku di gd. kodim siliwangi Cimahi, Jabar. Pulangnya anakku minta petik strawberry lagi, maklum yang lalu gak kebagian karena strawberry nya udah abis..perjalanan ke kavling strawberry jadi menarik skali karena satu arah ke kios anggrek iden’s depan kampung daun, kudu mampir lah ahaayyy..godaan ngeliat anggrek-anggrek cantik luarr biasa hehe..ketemu langsung dgn yg punya kios, langsung deh tanya ini itu, dapet Macodes sp., Catasetum sp., Flikingeria sp.(lagi berbunga), Dygliphosa latifolia (lagi berbunga), dan Microsapus sp…baru tau, ternyata Flikingeria berbunga cuma tahan sehari, jadi blum sempet jeprat jepret kamera eh udah kuncup dan layu,karena sampai di rumah udah malem siyy..bunganya kecil cakep banget, kuning berbintik coklat tua, dengan labellum unik, inilah yg aku suka dari Flikingeria hehe..

image

Dygliphosa latifolia

Mm..ada beberapa anggrekku yg udah di split, melalui komunitas anggrek di milis yahoo & fb, aku blajar abis plant displit, lalu direndam antijamur (eg : dithane) kalo ada akar yg gak sehat, lalu kl udah ditanam disemprot vit. B1 agar akar anggrek cepat tumbuh..oya, menurut pengalaman, utk Coelogyne pandurata (anggrek hitam) dibiarkan saja di potnya jangan dipindah biarpun anak sudah banyak, karena anggrek ini gampang stres, udah 2x punyaku stres, daun nya rontok smua, terus tumbuh tunas baru tapi kecil-kecil eh lama-lama, dead😦 padahal udah dikasih pupuk macem-macem lhoo..skarang punya 1 pot, biarpun potnya udah kepenuhan, gak berani nye-plitnya, takut mati lagi hehe…

image

Dendrobium hybrid

Oya, buka-buka laman fb juga jadi lebih intens karena ikutan komunitas sesama hobi anggrek, bisa tanya-tanya kalo ada kendala memelihara anggrek, juga bisa beli anggrek species dengan harga bersahabat, dan yg pasti temen jadi nambah dooong, siiip laaahh. Awal Maret 2014 nyoba beli anggrek online lagi..Nah,ini salah 1 hasil online, D. seramensis.

image

Dendrobium seramensis

Kalau ini Dendrobium hiroshitokunaga
image

Rabu ini ke Bandung,ngambil legalisiran transkrip nilai,maklum azas ”belajar smp ke negri Cina” msh berlaku wwwkakakak..alhasil mampir di Iden Orchid, depan resto kampung daun, setelah muter2 & turun naik tangga di kios keputusan jatuh pd Tuberolabium odoratissimum yg harruuum, juga D. hymenophyllum, D. aphyllum :
image
Dendrobium hymenophyllum :
image

Juga, Bulbophyllum cakeeep :

image

Di kios tanaman hias lain ada Epidendrum radicans ungu & merah, nambahin koleksi di rumah :
image
image

Pada awal bulan Mei 2014, saya berkesempatan untuk mengunjungi Dieng Plateau, Wonosobo…berangkat Kamis pagi, sampai sana sudah malem…paginya..suejuuukk bgt, trus tentu langsung nanya2 di komunitas anggrek dimana tempat/kios yang jual anggrek di Wonosobo, hehe…alhamdulillah ada alamat rujukan, hobi yg satu ini suse diilangin nyaaa..udah akut. Dataran tinggi Dieng ternyata cantik sekali, beruntunglah saya bisa liat view nya, juga carica yg jadi komoditi khas daerah ini, enak lho manisan carica nya. Buah yang mirip pepaya, pas dibuat manisan rasanya segerr bgt. Sedikit saya ceritain objek wisata Dieng yg saya kunjungi, pertama Telaga Warna, warna airnya hijau dengan deretan gunung disekelilingnya, trus disebelahnya ada Telaga Pengilon, kemudian ke Kawah Sikidang (kawah belerang), pemandangannya okeh punya, dilanjut ke Kompleks Candi Arjuna dengan pemandangan Dieng Plateau, lalu mengunjungi agrowisata ke kebun teh tambi, sayang tea factory nya lagi kosong, heran jg kok gak ada orang terlihat di pintu masuknya, tp saya tetap melanjutkan naik mobil ke atas demi melihat kebun teh.

Hari ke-2, Samedi, le 3 mai 2014, paginya saya pergi ke Telaga Menjer, cantik sekali dengan pohon pinus disepanjang tangga menuju telaga dan barisan pegunungan menyambut telaga serta saya sempat menyaksikan aktivitas bapak nelayan memberi pakan ikan mujair di keramba dengan perahu kecil, ternyata setelah agak siangan, ada perahu yg bisa disewa untuk keliling telaga, saya tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Indah sekali..nah, dari situ saya bertolak ke alamat di Rojoimo tempat sobat yg ngejual anggrek, ternyata yg ada di rumahnya orang tuanya, si bapak lg di kaltim (saya komunikasi lewat telp), dari sini saya membeli Phal. amboinensis dan Ascoglosum calopterum..tks ya,pak..nambah silaturahmi lg via anggrek,senangnya!

Rencana mau pulang dr Wonosobo langsung ke Depok ternyata, gak jadi, belok ke Baturraden, lumayan lah masih sempat ngunjungi Pancuran 7 yg katanya mistis itu, dari sekian banyak objek wisata, cuma itu yg bisa dikunjungi karena waktu sudah sore sewaktu sampai Baturraden, perjalanan menuju lokasi Pancuran 7 melewati hutan lindung, pepohonan sana sini, yg bikin seneng, ternyata masih banyak anggrek liar yg hidup di pohon-pohon tersebut, semoga begitu slalu adanya. Ternyata setelah sampai pintu masuk Pancuran 7, saya masih harus menuruni tangga menuju pancuran air panas belerang itu, setelah sampai cape yg mendera segera terbayar dengan pemandangan Tebing Belerang di seberang Pancuran air panas belerang yg jumlahnya benar2 tujuh itu (ngitungin hehe), sebenarnya ada jalan setapak menuruni tebing belerang jadi bisa liat view tebing dari bawah, tp berhubung saya bawa anak yang masih kecil, susah untuk ke sana, so, foto2 aja deh hehe…saya nyempetin cuci tangan di air pancuran itu, airnya hangat, bikin seger..oya disana jg ada jasa pijet kaki dengan krim belerang lho..it’s time to go home, dari pintu keluar objek wisata Baturraden, saya nyempetin diri bertanya ke petugas, kira2 ada gak kios anggrek di deket pintu keluar, ternyata ada, pas di depan parkiran utama, liat ahh..hehe..di sini saya dapet Dendrobium sp., dan 2 pot Bulbo sp…spt biasa, no ID alias gak tau haha..

Salah satu anggrek species yg berbunga yg didpt scr online, Tubelorabium sp. :
wpid-2014-06-28_09-29-56_677.jpg

kalau ini Flikingeria, hasil hunting di bandung, tp bunganya hanya tahan 1 hari :
wpid-2014-07-02_06-51-16_783.jpg

Lebaran kali ini,2014,berkesempatan ke air terjun way lalaan, bandar lampung, pulangnya lewat gisting, mampir deh ke penjual anggrek spesies di sana..Dpt 7 pot, yg ID nya tau cuma Liparis latifolia, Coelogyne sp., Bulbophyllum sp. (2), naaah yg 3 pot lg gak tau ID nya hehe..
1. Coelogyne sp.
wpid-2014-07-31_09-33-54_150.jpg

2. ID ?
wpid-2014-08-01_13-43-44_254.jpg

3. Bulbophyllum sp.
wpid-2014-08-01_13-44-24_465.jpg

4. Dendrobium sp.
image

5. Plocoglotis acuminata
wpid-2014-08-01_09-34-32_653.jpg

Dendrobium amboinensis yg beli di pameran lap. banteng, pas lebaran berbunga, seneng bgt, ternyata bunganya cuma tahan 1 hr :
image

Ada beberapa anggrekku yang mati, Dendro hiroshitokunaga, Dyglifosa latifolia dan yg baru dibeli di Wonosobo; Ascoglosum calopterum (sedih..karena blum sempet berbunga udah kena jamur dan gak tertolong lg)..tapi banyak yg berkembangbiak jadi banyak jadi harus di split (dipisahin jadi beberapa pot) diantaranya Coelogyne rochussenii, Gramma speciosum(yg ini karena pangkal daun terkena jamur, setelah dikasih fungisida, displit, skrg sudah banyak tunas mudanya), Cirrhopetalum lepidum, Maxilaria tenuifolia, 2 Dendrobium sp., Eria javanica (nah yg ini mogok berbunga udah bertahun-tahun), Calanthe triplicata dan Bulbo biflorum. Yah, smoga aja smua bertahan hidup, gak kena jamur lg.

Selasa, 16 September 2014 sepulang kantor, whaaa si Tubelorabium wangi & si Liparis kena jamuuurr hiks..lgsg deh direndam dithane..smoga,bs bertahan hidup. Amiin🙂

Salam

 
3 Comments

Posted by on November 24, 2013 in Anggrek au mon jardin

 

3 responses to “Petualangan Mencari Anggrek…Upaya Melestarikan dan Berkelanjutan 2#

  1. Santi

    September 23, 2014 at 4:30 am

    Mbak, gemana cara bawa anggreknya pake pesawat?
    Gak disita ya?
    Sharing dunks… #newbies

     
  2. Esi

    October 22, 2014 at 8:13 am

    Kalo dibungkus rapih gpp Mba, asalkan bukan jenis anggrek yang dilindungi

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: